Klaim Nubuatan Muhammad di Dalam Alkitab

Klaim Islam tentang Nubuatan Muhammad di dalam Alkitab

 

Klaim bahwa Injil menubuatkan kedatangan Nabi Muhammad sering dijadikan bukti bahwa semua agama Ibrahimik berasal dari satu sumber yang sama dan “mudah dicerna”.  Namun ketika klaim ini diuji secara harfiah, teologis, dan linguistik, justru muncul persoalan serius bukan pada Injil, melainkan pada konsistensi klaim Al-Qur’an itu sendiri.

Dalam Taurat dan kitab para nabi, Mesias disebut מָשִׁיחַ (Māšîaḥ, Ibrani) yang berarti “yang diurapi”.  Nubuat Mesias tidak menunjuk pada nabi Arab di luar Israel, tetapi pada figur keturunan Daud yang akan memerintah kekal (Yesaya 9:5–6; Daniel 7:13–14).  Dalam bahasa Aram Daniel, Mesias disebut בַּר אֱנָשׁ (Bar Enash – Anak Manusia) yang menerima kuasa ilahi.  Secara tekstual, tidak ada ruang linguistik untuk menyisipkan figur Muhammad di dalam kerangka Mesias Yahudi.

Klaim paling populer adalah Injil Yohanes 14–16 tentang Parakletos.  Dalam bahasa Yunani asli, kata yang digunakan adalah παράκλητος (paráklētos), yang secara leksikal berarti “penolong, penghibur, pembela”.  Injil sendiri menafsirkan Parakletos sebagai Roh Kudus yang akan tinggal di dalam murid-murid (Yoh. 14:16–17).  Apologetika Islam sering mengusulkan kata alternatif περικλυτος (periklutos) yang berarti “yang terpuji” (dikaitkan dengan Ahmad).  Namun secara filologi, tidak ada satu pun manuskrip Yunani kuno baik papirus, uncial, maupun minuscule yang memuat periklutos.  Semua Saksi teks, sejak abad ke-2, konsisten memakai parakletos.  Klaim “dihapus” runtuh karena tidak ada teks pembanding.

Lebih jauh, Injil ditulis dan tersebar luas dalam bahasa Yunani Koine, sementara komunitas Kristen Timur juga memakai bahasa Aram-Suryani (owned/Parqlīṭā), yang maknanya tetap “penolong”, bukan nama diri.  Jika nubuat Muhammad benar-benar ada lalu dihapus, di manakah jejaknya dalam tradisi Aram Timur?  Tidak ada.

Al-Qur’an mengakui Taurat dan Injil sebagai wahyu (QS 3:3; 5:46) dan menyebut Isa sebagai Kalimatullah (كلمة الله).  Secara teologis Islam, kalam Allah bersifat qadim.  Maka, ketika Qur’an membenarkan kitab sebelumnya namun menolak bukti paling sentral Injil tentang Yesus, muncul pertanyaan epistemologis: bagaimana Qur’an membenarkan wahyu yang substansinya dianggap hilang, tanpa satu bukti tekstual pemalsuan?

Jika kebenaran itu “mudah dicerna”, maka seharusnya ia tidak mengasumsikan asumsi penghapusan massal tanpa manuskrip, dan tidak bertentangan dengan kesaksian bahasa aslinya.  Klaim bahwa Injil menubuatkan Muhammad gagal Ibrani, Yunani, dan Aram.  Keraguan yang tersisa bukan pada Injil, melainkan pada narasi Qur’an yang bergantung pada klaim tanpa bukti teks.

#InjilAsli
#KajianBahasa
#Parakletos
#MesiasIbrani
#FilologiAlkitab
#QuranDanInjil
#TeologiPerbandingan
#BahasaYunani
#BahasaIbrani
#BahasaAram

Siapakah Paulus Sehingga sangat di Benci Umat Islam


Kebencian umat Islam Terhadap Paulus yang tidak Berdasar yang padahal Kisah Paulus ada diriwayatkan di kitab Tafsir mereka yaitu di dalam Surah Yasi ayat 13-29. 

Paulus atau disebut Bulus, yang dalam beberapa tafsir Islam (khususnya terkait Surah Yasin ayat 13-29) disebutkan sebagai utusan ketiga yang dikirim ke kota Antiokhia (Antakya) untuk memperkuat dakwah dua utusan sebelumnya yang ditolak penduduknya.

Ulama seperti Ibnu Katsir menyebutkan bahwa utusan pertama adalah Syam'un (Petrus) dan Yuhana (Yohanes). 

Utusan Ketiga: "Bulus" (Paulus) disebutkan sebagai utusan ketiga yang dikirim untuk memperkuat dakwah mereka. (Sumber/Video)

#Edukasilintasiman #DiskusiLintasAgama #Apologetika #Faktasejarah #Islam #Kristen #Edistv

Roy Suryo Belum siap menerima keaslian ijazah Jokowidodo

 

Roy Suryo hasil Penelitian Labfor Bareskrim bukan hasil Akhir
Roy Suryo sang Ahli Pakar Telematika selaku terlapor atas Kasus Ijazah Palsu JokoWidodo. Angkat bicara terkait hasil penyidikan penelitian Labfor Bareskrim Polri yang menyatakan bahwa Ijazah JokoWidodo dari Universitas Gajah Mada (UGM) adalah Asli. 

Roy Suryo menanggapi hal tersebut, menurutnya, hasil penelitian Labfor Bareskrim Polri tersebut bukan lah hasil akhir. Sebab, menurutnya hasil akhir yang akan menentukan keaslian ijazah Jokowidodo adalah Putusan Pengadilan.

#Roysuryo #jokowidodo #hukum #ijazahpalsu